Televisi merupakan salah satu sarana hiburan nomer satu yang dipilih orang kebanyakan. Dibandingkan dengan mendengarkan siaran radio kita lebih memilih untuk menonton televisi. Terlebih lagi tayangan dihadirkan beragam, berbagai film disuguhkan baik itu yang berupa film fiktif maupun film edukasi. Selain berbagai film yang disuguhkan tayangan iklan pun tak luput disiarkan. Iklan merupakan pengisi diantara jeda film yang sedang ditayangkan. Berbagai produk ditawarkan dengan semenarik mungkin, dimulai dari iklan perlengkapan mandi seperti sabun, shampoo hingga iklan tentang kendaraan bermotor. Dengan adanya iklan pasti menimbulkan efek atau dampak tersendiri. Efek tersebut dapat bersifat baik (positif) ataupun buruk (negative), tergantung dilihat dari sudut pandang tertentu.

Bersifat baik apabila:

–       Memberikan pengetahuan mengenai iklan tersebut

Contohnya iklan kesehatan.

–       Memberikan informasi tentang produk-produk baru yang sedang beredar

–       Memberikan informasi mengenai potongan harga.

 

Bersifat buruk apabila:

–       Sebagian iklan belum tentu memiliki pandangan yang posiitif.

Contohnya: Iklan rokok, iklan tersebut menampilkan bahwa dengan merokok kita terlihat lebih keren padahal bagi kesehatan sangatlah tidak baik.

–       Membuat sisi konsumtif penonton semakin tinggi.

–       Membuat penonton meniru adegan-adegan diiklan yang tidak patut dicontoh.